Selain itu, jajaran dinas perhubungan tidak melakukan tindakan tegas atau arahan yang lebih detail sampai Permenhub yaang baru selesai dibuat.

“Kita belum bisa melakukan penindakan karena aturan masih disiapkan oleh Pemerintah Pusat,” katanya.

Qodratul menjelaskan, bahwa Dinas Perhubungan sudah sangat sering mengimbau kepada operator yang ada di Lampung untuk tetap memilih pengemudi dengan asal usul yang jelas dan tidak menerima pengemudi yang sedang bermasalah dengan hukum.

Banyak sekarang taksi online yang tidak tahu aturan dan taat kepada peraturan yang berlaku, seperti suka membawa mobil dengan ugal-ugalan, tidak ramah, tidak sopan dan terlihat lebih cuek.

“Sebagai penyedia jasa angkutan harus bisa melatih dahulu para driver. Karena keselamatan penumpang hal-hal yang paling dibutuhkan dalam berkendara.