Video Of Day


Senin - Sabtu 07.00 -08.00

ZONA KITA KITA

Senin - Sabtu 19.00 - 21.00

MUSIK ASIK

Senin - Minggu 08.00 - 10.00

SLENDRO JAMPI SAYAH

Senin - Sabtu 21.00 - 23.00

SLENDRO MUSIC REQUEST

Senin - Sabtu 15.00 - 17.00

Senin, 12 November 2018

Tingkat pengangguran di Provinsi Lampung turun

Kepala BPS Lampung Yeane Irmaningrum
Slendro News - Tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Lampung pada Agustus 2018 sebesar 4,06 persen atau turun sebesar 0,27 poin dibandingkan periode sama tahun lalu.?

"Secara absolut jumlah pencari kerja (pengangguran terbuka) mengalami penurunan sebanyak 4.600 orang atau turun 2,59 persen selama setahun terakhir," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, di Bandarlampung, Senin.

Ia menyebutkan, penduduk yang bekerja pada Agustus 2018 sebanyak 4,060 juta orang. Jumlahnya berkurang sebanyak 145.100 orang dari Februari 2018 namun bertambah sebanyak 164.100 orang dibanding periode sama setahun sebelumnya.

Menurut dia, kategori pertanian dan pertambangan masih mendominasi lapangan pekerjaan utama penduduk yaitu sekitar 43,30 persen dari seluruh penduduk yang bekerja.

Kemudian, diikuti oleh kategori perdagangan besar dan eceran; reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor yaitu sebesar 19,20 persen. Di posisi ketiga yaitu ketegori industri pengolahan yaitu sebesar 9,01 persen.

Yeane menjelaskan, status pekerjaan sebagian besar penduduk bekerja di Provinsi Lampung adalah buruh/karyawan/pegawai dan berusaha dibantu buruh tidak tetap yaitu masing-masing sebanyak 1,075 juta orang dan 789.100u orang.?

Kepala BPS Lampung itu menjelaskan, dari status pekerjaan ini diperkirakan pekerja formal di Lampung sebesar 29,20 persen sedangkan pekerja informal 70,80 persen. Perkiraan proporsi pekerja informal pada tahun sebelumnya (kondisi Agustus 2017) adalah sebesar 70,29 persen.

Yeane menambahkan, dari 4,060 juta orang yang bekerja, sebesar 36,50 persen penduduk bekerja tidak penuh (jam kerja kurang dari 35 jam seminggu) mencakup 9,35 persen setengah penganggur dan 27,15 persen pekerja paruh waktu.

Editor : Pandu Suseno

Tidak ada komentar:

Popular Posts